1. Bidang kehidupan:
· Politik
Politik yang selalu
berubah-ubah mempengaruhi perkembangan budaya politik
· Ekonomi
Tingkat ekonomi rakyat juga
berpengaruh terhadap berkembangnya budaya politik. Karena semakin tinggi
tingkat ekonomi, maka rakyat akan semakin sejahtera. dan semakin sejahtera
rakyat, maka semakin tinggi parisipasinya dalam politik.
· Sosial Budaya
Sosial dan budaya dalam masyarakat
akan berpengaruh pada perkembangan budaya politik yang ada. Karena sosial dan
budaya sangat erat kaitanya dengan masyarakat. Sehingga, budaya politik akan
menyesuaikan dengan keadaan sosial budaya yang sedang berlangsung dalam
bangsa tersebut.
bangsa tersebut.
· Pertahanan
Apabila pertahanan politik
disuatu negara berubah maka akan menyebabkan berubahnya budaya politik pula dan
itu dapat menyebabkan berkembangnya budaya politik
· Keamanan
Keamanan yang dirasakan
masyarakat semakin tinggi, maka tingkat partisipasi politiknya juga semakin
tinggi. Karena seseorang itu tidak hanya memikirkan keamanan dirinya, tetapi
memulai memikirkan politik yang berkembang di masyarakat
2.
Keanekaragaman :
· Suku
kelompok tertentu yang
memiliki kesamaan latar belakang atau disebut juga perkumpulan orang yang
memiliki latar belakang budaya,bahasa, kebiasaan,gaya hidup,dan ciri-ciri yang
sama dan nantinya akan berpengaruh terhadap berkembangnya budaya politik karena
dengan adanya banyak suku akan berbeda pula pandangan politik yang dianut
kelompok tersebut
· Agama
Dengan adanya pemahaman
kepercayaan yang semakin mendalam maka bisa mempengaruhi pandangan politik
masyarakat yang mendalam pula dan itu bisa menyebabkan berkembangnya budaya
politik
·
Ras
Seperti halnya bangsa Indonesia yang
mempunyai jumlah suku yang banyak yang bisa menyebabkan berkembangnya budaya
politik
·
Bahasa
dengan adanya keanekaragaman
bahasa dan pemahaman bahasa yang semakin mendalam akan menambah pula pandangan politik bangsa
dan nantinya akan berpengaruh pada perkembangan budaya politik.
3.
Lingkungan Kehidupan
· Keluarga
merupakan
tempat sosialisasi politik utama yang membentuk kepribadian dasar (karakter)
serta sikap-sikap sosial anak yang nantinya berpengaruh untuk orientasi
politik. Keluarga adalah lembaga sosial yang
paling dekat. Peran ayah, ibu, saudara, memberi pengaruh yang besar terhadap
pandangan politik seorang individu.
· Lingkungan Pekerjaan
Seseorang
bisa dengan mudah terpengaruh keyakinan politik teman kerjanya. Selain itu,
sosialisasi politik dapat juga dilakukan melalui organisasi-organisasi politik
baik formal maupun nonformal. Contoh nyata adalah organisasi buruh. Saat mereka
melakukan pemilihan pengurus, mereka telah belajar berdemokrasi. Berbagai
pengalaman dalam organisasi bisa dijadikan bekal jika ia kelak berkecimpung
dalam dunia politik
·
Sekolah
Di
sekolah melalui pelajaran pendidikan kewarganegaraan, siswa dan gurunya saling
bertukar informasi dan berinteraksi dalam membahas topik-topik tertentu yang
mengandung nilai-nilai politik teoritis maupun praktis. Kebanyakan
dari kita mengetahui lagu kebangsaan, dasar negara, sistem pemerintahan yang
ada, dari sekolah.Dengan demikian, siswa telah
memperoleh pengetahuan awal tentang kehidupan berpolitik secara dini dan
nilai-nilai politik yang benar dari sudut pandang akademis.
· Masyarakat
Masyarakat membantu
seseorang dalam membentuk pandangannya tentang politik dan membuat presepsi
mengenei tindakan-tindakan yang pantas dan tidak pantas untuk dilakukan. Hal
ini sangat berpengaruh dalam pembentukan karakter untuk bekal dewasanya kelak
· Bangsa dan Negara
Budaya politik yang
berkembang di Indonesia sangat dipengaruhi oleh kondisi masyarakat Indonesia
yang heterogen. Kondisi masyarakat yang heterogen dapat memicu terciptanya
budaya politik yang beragam. Yang terpenting dalam hal ini bukanlah
membicarakan perbedaan yang ada tetapi bagaiman menyatukan pandangan yang lebih
menekankan pada kepentingan nasional
4.
Periodisasi Zaman
· Zaman Penjajahan
Akar budaya politik
diIndonesia dipengaruhi oleh idiologi dan struktur perpolitikan penguasa,
termasuk didalamnya penguasa kolonial dan kependudukan Jepang di Indonesia.
Keduanya memberi andil sebagai akar budaya politik, sehingga pada perkembangan
selanjutnya sering muncul dalam dinamika perkembangan politik di Indonesia dan
juga perkembangan perekonomiannya.
· Kemerdekaan
Pada awal kemerdekaan
partai politi dibentuk dengan derajat kebebasan yang luas bagi seyiap warga
negara. Pada dasarnya, perkembangan situasi politik dan kenegaraan Indonesia
dipengaruhi oleh pembentukan KNIP serta dikeluarkannya Maklumat Politik 3 November
1945 oleh wakil presiden Moh. Hatta yang berisi penekanan pentingnya kemunculan
partai-partai
· Orde Lama
Pada masa ini budaya
politik yang berkembang berada dibawah pengaruh dominasi agama islam yang
merupakn agama mayoritas dari masyarakat Indonesia . Namun demikian umat islam
di Indonesia secara politis sering terlibat kontroversi(perpecahan komunitas
muslim) dan perpecahan ini melahirkan kebangkitan berbagai partai politik.
· Orde Baru
Hal ini terjadi karena
budaya politik yang berkembang pada masa orde baru lebih bersifat pada nilai
sentralistik budaya politik yang tertutup. Pemerintahan ord baru dianggap telah
gagal dalam melakukan koreksi terhadap apa yang telah terjadi pada pemerintahan
sebelumnya
· Reformasi
Perkembangan reformasi tersebut mengalami pasang
surut dari setiap masa ke masa. Perkembangan reformasi tersebut mempengaruhi
pola stabilitas sistem politik indonesia karena itu sangat penting untuk
mengkaji berhasil atau tidaknya suatu rezim yang sedang atau telah berkuasa
No comments:
Post a Comment