Sunday, 12 October 2014

MACAM - MACAM BUDAYA POLITIK

Budaya politik militan adalah budaya politik dimana perbedaan tidak dipandang sebagai usaha mencari alternatif yang terbaik.

Budaya politik toleransi adalah budaya politik dimana pemikiran berpusat pada masalah atau ide yang harus dinilai.
Budaya politik dengan sikap mental absolut , yakni memiliki nilai – nilai dan kepercayaan yang dianggap selalu sempurna dan tidak dapat diubah lagi.
Budaya politik dengan sikap mental akomodatif, yakni terbuka dan sedia menerima apa saja yang dianggap berharga.
Budaya politik parokial, maksudnya  tingkat partisipasi politiknya sangat rendah.
Budaya politik kaula, maksudnya masyarakat bersangkutan dan sudah relatif maju.
Budaya politik partisipan, maksudnya budaya politik yang ditandai dengan kesadaran politik yang
sangat tinggi.
Budaya politik subjek parokial : masa peralihan dari subjek menuju parokial.
Budaya politik subjek partisipan : masa peralihan dari subjek ke partisipan.
Budaya politik parokial partisipan : berbudaya parokial namun sistem serta norma politik yang dikembangkan menuntut untuk berbudaya partisipan.
Budaya politik kewarganegaraan : gabungan atau kombinasi ciri-ciri yang ada pada 3 budaya politik sebelumnya ,yakni parokial, subjek maupun partisipan.
Budaya politik tradisional : budaya politik yang mengedepankan satu budaya dari etnis tertentu yang ada di Indonesia.
Budaya politik Islam : budaya politik yang lebih mendasarkan idenya pada satu keyakinan dan nilai agama tertentu, dalam hal ini agama Islam.
Budaya politik modern : budaya politik yang mencoba meningalkan karakter etnis tertentu atau pendasaran pada agama tertentu.

No comments:

Post a Comment